People who came!

Tampilkan postingan dengan label Books. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Books. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2011

100 Buku Terlaris di Dunia

100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini

100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini

100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini

100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini

1. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

2. Dr. Atkins’ New Diet Revolution, Robert C. Atkins

3. Harry Potter and the Chamber of Secrets, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

4. Harry Potter and the Order of the Phoenix, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

5. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

6. Harry Potter and the Goblet of Fire, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

7. Who Moved My Cheese?, Spencer Johnson

8. Tuesdays With Morrie, Mitch Albom

9. Men Are From Mars, Women Are From Venus, John Gray

10. Don’t Sweat the Small Stuff … And It’s All Small Stuff,Richard Carlson

11. What to Expect When You’re Expecting, Heidi Murkoff, Arlene Eisenberg, Sandee Hathaway

12. The 7 Habits of Highly Effective People, Stephen R. Covey

13. The Da Vinci Code, Dan Brown

14. Angela’s Ashes, Frank McCourt

15. Body-for-Life, Bill Phillips, Michael D’Orso

16. Chicken Soup for the Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen

17. The Greatest Generation, Tom Brokaw

18. The Celestine Prophecy, James Redeld

19. Divine Secrets of the Ya-Ya Sisterhood, Rebecca Wells

20. Rich Dad, Poor Dad, Robert T. Kiyosaki with Sharon L. Lechter

21. In the Kitchen With Rosie, Rosie Daley

22. Simple Abundance, Sarah Ban Breathnach

23. The South Beach Diet,Arthur Agatston

24. The Testament,John Grisham

25. To Kill a Mockingbird, Harper Lee

26. Chicken Soup for the Teenage Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Kimberly Kirberger

27. The Brethren, John Grisham

28. The Catcher in the Rye, J.D. Salinger

29. What to Expect the First Year, Heidi Murkoff, Arlene Eisenberg, Sandee Hathaway

30. The Four Agreements, Don Miguel Ruiz

31. A Painted House, John Grisham

32. The Rainmaker, John Grisham

33. The Summons, John Grisham

34. Life Strategies, Phillip C. McGraw

35. Oh, the Places You’ll Go!, Dr. Seuss

36. Seabiscuit: An American Legend, Laura Hillenbrand

37. Dr. Atkins’ New Carbohydrate Gram Counter, Robert C. Atkins

38. Midnight in the Garden of Good and Evil, John Berendt

39. Memoirs of a Geisha,Arthur Golden

40. The Runaway Jury, John Grisham

41. The Hobbit, J.R.R. Tolkien

42. The Perfect Storm, Sebastian Junger

43. Snow Falling on Cedars, David Guterson

44. Embraced by the Light, Betty J. Eadie

45. The Chamber, John Grisham

46. The Prayer of Jabez, Bruce Wilkinson

47. The Lovely Bones, Alice Sebold

48. Cold Mountain, Charles Frazier

49. Holes, Louis Sachar

50. Chicken Soup for the Woman’s Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Jennifer Read Hawthorne, Marci Shimoff

51. The Notebook, Nicholas Sparks

52. The Partner, John Grisham

53. The Street Lawyer, John Gisham

54. The Poisonwood Bible, Barbara Kingsolver

55. The Seat of the Soul, Gary Zukav

56. The Horse Whisperer, Nicholas Evans

57. Hannibal, Thomas Harris

58. A Child Called It, Dave Pelzer

59. Sugar Busters!, H. Leighton Steward, Sam S. Andrews, Morrison C. Bethea, Luis A. Balart

60. Skipping Christmas, John Grisham

61. Left Behind, Tim LaHaye, Jerry B. Jenkins

62. The Christmas Box, Richard Paul Evans

63. The Red Tent, Anita Diamant

64. The Bridges of Madison County, Robert James Waller

65. Where the Heart Is, Billie Letts

66. Love You Forever, Robert Munsch, art by Sheila McGraw

67. The Five People You Meet in Heaven: A Novel, Mitch Albom

68. The Fellowship of the Ring,J.R.R. Tolkien

69. Protein Power, Michael R. Eades, Mary Dan Eades

70. Chicken Soup for the Mother’s Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Jennifer Read Hawthorne, Marci Shimoff

71. John Adams, David McCullough

72. Into Thin Air,Jon Krakauer

73. She’s Come Undone, Wally Lamb

74. Self Matters, Phillip C. McGraw

75. The Millionaire Next Door, Thomas J. Stanley, William D. Danko

76. The Zone, Barry Sears, Bill Lawren

77. The Pilot’s Wife, Anita Shreve

78. The Secret Life of Bees, Sue Monk Kidd

79. The Lost World, Michael Crichton

80. The King of Torts, John Grisham

81. Timeline, Michael Crichton

82. A Walk to Remember, Nicholas Sparks

83. Conversations With God, Book 1, Neale Donald Walsch

84. Debt of Honor, Tom Clancy

85. Chicken Soup for the Teenage Soul II, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Kimberly Kirberger

86. Rainbow, Six Tom Clancy

87. The Polar Express, Chris Van Allsburg

88. Angels & Demons, Dan Brown

89. Green Eggs and Ham, Dr. Seuss

90. The Client, John Grisham

91. The Purpose-Driven Life, Rick Warren

92. The Lord of the Rings, J.R.R. Tolkien

93. Goodnight Moon Board Book, Margaret Wise Brown, pictures by Clement Hurd

94. The Bear and the Dragon, Tom Clancy

95. Executive Orders, Tom Clancy

96. The 9 Steps to Financial Freedom, Suze Orman

97. Ten Stupid Things Women Do to Mess Up Their Lives, Laura Schlessinger

98. The Giver, Lois Lowry

99. Message in a Bottle, Nicholas Sparks

100. Summer Sisters, Judy Blume

sumber: http://unik.supericsun.com/100-buku-terlaris-di-dunia-saat-ini

Buku Kosong Menjadi Best Seller di amazon

Sebuah buku berjudul What Every Man Thinks About Apart From Sex’ (apa yang pria pikirkan selain sex) secara mengejutkan menjadi Best Seller atau kategori terlaris.

Saya suka membaca. Meskipun tidak semua bacaan saya lahap, tapi sehari tanpa membaca rasanya ada yang kurang. Koleksi buku saya lumayan banyak, namun belakangan saya jarang beli buku baru karena om google sudah menyediakan segalanya. Sesekali kalau ada budget saya suka membeli buku best seller.


Sampai sekarang saya masih penasaran ingin melihat buku mini berukuran korek api.

Baru-baru ini sebuahbukuberjudul ‘What Every Man Thinks About Apart From Sex’ menjadibest sellerdi situsAmazon(web.orange.co.uk). Seberapa baguskah isinya?

Justru itu! Buku yang memiliki 200 halaman ini ternyata blank, aliaskosong, alias… ‘ga ada isinya sama sekali. Begitu sampulnya dibuka kita hanya menemukan halaman putih hingga ke halaman terakhir.


What Every Man Thinks About Apart From Sex


Buku yang dijual seharga£ 4,69 (hampir Rp 59.000)dikarang oleh… bukan dikarang sih, karena di dalamnya tidak ada hasil tulisan sama sekali, mungkin lebih tepatnya digagas oleh seorang tamatan Oxford bernama Sheridan Simove (39th). “Buku itu memberikan kebebasan kepada kita kaum laki-laki untuk mengisi sendiri sesuai dengan judulnya,” kata Sheridan menjelaskan idenya. “Dan saya tidak menyangka buku ini bisa mengalahkan buku-buku yang sudah ditulis oleh orang-orang jenius dengan pemikiran yang brilian dari segi penjualan.”

Sementara seorang mahasiswa yang membeli buku ini berkomentar,”Saya membeli dua dan membagikannya ke salah satu sahabat sebagai lelucon. Ternyata dia menggunakannya sebagai buku catatan kuliah, diikuti oleh temannya dan teman yang lainnya. Saya pikir, kini semua orang di kampus ini menggunakan buku tersebut sebagai catatan.”

Betewe…apa sih yang pria pikirkan selain sex?Ok ok ok… ternyata ada beberapa yang komplain hehehe. Sekarang tinggal menunggu buku berikutnya: ‘What Every Woman Thinks About Apart From Sex’


Read more:
http://jiastisipolcandradimuka.blogspot.com/2011/03/buku-kosong-menjadi-best-seller-di.html#ixzz1KWomzoIy

sumber: http://jiastisipolcandradimuka.blogspot.com/2011/03/buku-kosong-menjadi-best-seller-di.html

Buku-buku Kontroversial di Dunia

The Satanic Verses by Salman Rushdie
Di mana untuk memulai dengan buku ini? Mungkin salah satu buku paling kontroversial yang pernah ditulis, setelah rilis di akhir tahun 80-an The Satanic Verses menyebabkan kegemparan besar di dunia Islam. Banyak percaya bahwa novel keempat Rushdie sangat menghujat, misalnya dia disebut Nabi Muhammad sebagai Mahound. Sebuah fatwa yang dikeluarkan terhadap penulis oleh pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Khomeini. Sebuah karunia $ 1 juta telah diajukan kepada siapa saja yang membunuh Rushdie dan $ 3 juta jika pembunuh adalah Iran. Negara-negara lain segera ikut dalam kehebohan ini: Venezuela melarang buku tersebut dan mengancam 15 bulan penjara kepada siapapun yg membacanya, sementara di Jepang seorang penerjemah yang terlibat dengan buku ditikam sampai mati. Beberapa negara lain, termasuk Amerika, mengambil buku dari rak-rak toko buku mereka. Rushdie hidup bersembunyi selama satu dekade karena takut. Meskipun begitu, buku ini masih terdaftar untuk Booker Prize pada tahun 1988!

American Psycho by Bret Easton Ellis

Sebuah novel satir yang keluar pada tahun 1991 menyoroti sifat lelucon dari yuppies di Amerika. kisahnya diceritakan melalui seorang protagonis Patrick Bateman, seorang yuppie gila yang terjadi menjadi pembunuh berantai. Dalam beberapa kali novel ini telah diberi label sebagai “salah satu novel kunci dari abad terakhir,” tetapi ketika keluar itu mengumpulkan kontroversi besar karena tingkat ekstrem kekerasan grafis dan penyiksaan seksual. Penulis menerima surat kebencianl dan ancaman kematian. Bulu ini masih tidak dapat dibeli oleh bawah 18 di beberapa negara.

The Da Vinci Code by Dan Brown
Buku lain yg kontroversial melalui slurs keagamaannya, kali ini terhadap iman Kristen. Cerita ini berkisah tentang tokoh-tokoh yang menemukan rahasia gelap yang disembunyikan oleh Gereja Katolik selama berabad-abad, yang menyoroti keilahian Kristus. Buku (dan film) ini telah menjadi sangat populer tetapi juga memperoleh kontroversi atas deskripsi akurat tentang sejarah, geografi, seni dan arsitektur. penulis lain bahkan menggugat Dan Brown untuk plagiarisme!

Lolita by Vladimir Nabokov
Jika karakter utama Anda adalah seorang pedofilia maka Anda segera akan menjadi kontroversial dimana-mana. Tidak mengherankan bahwa novel Nabokov’s mendapat kontroversi seperti pada tahun 1955 ketika pertama kali diterbitkan di Perancis. Sang pedofil yaitu Humbert Humbert, yang memiliki obsesi tertentu dengan seorang gadis berusia 12 tahun bernama Dolores Haze. Buku ini dilarang di Perancis, Inggris, Selandia Baru, Afrika Selatan dan Argentina. Anehnya meskipun begitu, buku ini sukses besar di Amerika di mana terjual 100.000 eksemplar dalam tiga minggu pertama.
Adventures of Huckleberry Finn by Mark Twain
Merupakan salah satu buku yang paling menantang sepanjang masa, khususnya di Amerika Serikat. Buku ini telah dilarang dari perpustakaan di seluruh negeri maupun dihapus dari kurikulum sekolah. Buku ini juga ada dalam daftar American Library Association’s ‘Most Frequently Challenged Books’. Alasan untuk semua ini adalah karena bahasa rasial digunakan dalam buku ini. Sebagai contoh, kata “negro” muncul dalam buku ini lebih dari 200 kali.

The Chocolate War by Robert Cormier
Chocolate War ditulis untuk remaja dan dewasa muda tetapi begitu orang tua menyadari apa isi dari halaman-halaman buku tersebut maka mareka protes dan meminta buku tersebut dilarang edar. Dirilis pada tahun 1974 novel ini berisi kekerasan, lebih dari 200 kata-kata makian dan adegan masturbasi. Buku ini masih dilarang di perpustakaan dan toko-toko di seluruh dunia sampai hari ini, dan Anda tidak akan menemukannya di sekolah!
The Harry Potter series by JK Rowling
Disamping keberhasilan global yg menakjubkan dari serial Harry Potter di kalangan anak-anak dan para pembaca dewasa, masih ada sejumlah besar kontroversi seputar buku ini. Para orang2 fanatik di seluruh dunia telah menyebutkan bahwa seri Harry Potter mempromosikan Setanisme. Statistik diungkapkan oleh para ilmuwan pustakawan mengungkapkan bahwa lebih dari 3.000 upaya dan laporan telah dilakukan antara tahun 2000 dan 2005 untuk meminta buku-buku tersebut dilarang di AS

The Wasp Factory by Iain Banks
Ketika The Wasp Factory keluar pada tahun 1984 , itu adalah novel pertama IainBanks, seorang penulis asal Skotlandia. Novel tebal ini datang dengan kontroversi karena isinya yang mengandung materi kekerasan. Ditulis dalam gaya kata ganti org pertama, kisah ini diceritakan melalui pikiran sadis karakter protagonis Frank Cauldhame yg berumur 16 tahun. Karakter ini menggambarkan masa kecil yg meresahkan dimana dia menyiksa binatang dan membunuh 3 anak. Pikirkan bagaimana Frank dalam tahun2 awal hidupnya.
The Catcher in the Rye by J.D. Salinger
Digambarkan oleh banyak orang sebagai salah satu novel terbesar yang pernah ditulis dan dimasukkan dalam daftar Time Magazine’s dari 100 novel berbahasa Inggris terbaik. The Catcher in the Rye masih tidak kekurangan kontroversi dan kritik. Awalnya ditujukan untuk pembaca dewasa, namun remaja banyak menikmati novel (dan masih melakukannya). Sebagai tokoh sentral adalah Holden Caulfield, seorang pemberontak. Mengangkat tema misalnya kebingungan, kecemasan, seksualitas, keterasingan, dan banyak pemberontakan remaja yang terkait dengan isu Caulfield’s. Tapi buku ini mengalami kontroversi karena alasan yg sanga sensitif. Beberapa kritikus ingin buku disensor karena mengandung “anti-Kristen” sentimen.
Nineteen Eighty-Four by George Orwel
Ditulis oleh George Orwell ketika ia menjelang kematian, novel ini sangat dipengaruhi oleh pandangan politik penulis. Tema dalam buku ini menyertakan Amerika Serikat dan Uni Soviet, dan topik-topik seputar seperti totaliterisme, penyiksaan, mengendalikan pikiran, pelanggaran privasi, agama terorganisir, sensor, seks dan banyak lagi! Novel ini juga dikatakan telah menciptakan gagasan tentang “Big Brother”, bahwa kita selalu diawasi. Banyak fanatik mengklaim bahwa Nineteen Eighty-Four ditulis oleh Orwell yg sedang sangat sakit dan tidak sehat jasmani pada saat itu sehingga ngawur, dan untuk alasan itu harus dilarang. Lainnya tidak setuju mengatakan itu adalah maha karya-nya

sumber: http://adilesmana.com/?p=192

The Palladin

THE PALADIN

A warrior who will show no emotion and question no order. A warrior who fears only the showing of fear.

In the darkest days of World War II, Churchill needed such a warrior.

His task was to pass unsuspected in the deepest territories of the enemy, to kill men or women one by one or in their thousands, to carry out missions that must remain shrouded in silence when the war histories are set down for generations yet unborn…

Opini :

Jika ini memang benar-benar kisah nyata, maka ini adalah kisah nyata yang benar-benar tidak dapat disangka. Bagaimana ternyata beberapa peristiwa besar pada perang dunia ke-2 memang benar-benar dimaksudkan untuk terjadi. Seperti serangan Jepang ke Pearl Harbor, Inggris bukannya tidak tahu bakal ada serangan kesana, tapi untuk menyeret amerika ke kancah perang dunia.

Dengan segala cara inggris berusaha untuk menutupi berita itu bahkan hingga menghancurkan sebuah kapal selam belanda dan membunuh tiga perwira sinyal inggris sendiri. ..gilaaa…. Lalu blitzkreig untuk menaklukkan prancis,–bagaimana Christopher mengetahui rencana detailnya dan segera memberitakan pada Lord Gott–, invasi palsu di Dieppe, sampai akhirnya invasi D-Day di normandia.

Yang bikin percaya ga percaya, adalah seorang remaja yang bernama Christopher, yang melakukannya sejak usia 14 tahun. Dia dilatih sedemikian rupa jadi seorang agen, jadi seorang assasin. Mirip-mirip Jason Bourne atau jangan-jangan Bourne yang terinspirasi dari Christopher.

eniwei,, Yang saya suka dari buku ini adalah diceritakannya juga pertentangan moral dari Christopher dalam melakukan tugasnya. Bagaimana ia tidak terlalu suka dengan prinsip mengorbankan sebagian untuk menyelamatkan jutaan lainnya dan yang paling saya suka adalah intriknya, cerita dibaliknya. Maka seharusnya dia menjadi salah satu orang yang paling berjasa dalam Perang Dunia II. Seperti yang dikatakan atasannya Owl, tapi dia pun berkata.

“Kamu adalah orang yang paling berjasa dalam perang ini. Seharusnya kamu mendapatkan bintang jasa akan hal ini. Namun karena sifat pekerjaanmu rahasia, maka kita tidak membiarkan orang-orang tahu tentang apa yang kamu kerjakan bukan”

sumber: http://bookpinion.wordpress.com/2011/03/29/10-the-paladin/



Buku 'Kecil' Yang Menjadi 'Besar'

Harry Potter, Twilight, Lord of the Ring,, kita semua tahu bahwa deretan buku-buku diatas sepertinya memang ditakdirkan untuk menjadi buku ‘besar’, bukan hanya ukuran tapi juga prestasi,,
ketiganya ditulis dengan tingkat imajinasi tinggi, penggambaran tokoh dan tempat yang tampak sangat real dan pastinya jalan cerita tak terduga,, nggak heran dong kalau mereka-mereka ini masuk dalam jajaran Bestseller plus hasil penjualan amat mengagumkan,, bahkan filmnya pun selalu tembus menjadi box office,,
tapi tau nggak sih, nggak selamanya buku-buku ‘besar’ yang menyandang predikat bestseller,, bahkan novel yang amat sederhana dengan cara penulisan tanpa banyak majas pun bisa, mereka inilah contohnya,,,

The Diary of a Wimpy Kid (Diary si Bocah Tengil) by Jeff Kinley
isi buku ini nggak beda jauh dengan novel remaja pada umumnya,, berkisah tentang kehidupan cowok praremaja yang masih duduk di bangku SMP bernama Gregory Heffley (panggilannya Greg) lengkap dengan semua suka dukanya,, mulai dari selalu menjadi obyek keisengan kakaknya Rodrick, persahabatannya dengan cowok konyol tetangga sebelah Rowley Jefferson hingga usaha-usahanya demi mendapatkan sang cewek impian, Holly Hills,,
nah disinilah letak kejeniusan Jeff Kinley sang penulis,, dia mampu membuat bacaan ‘biasa’ menjadi ‘luar biasa’,, Jeff tidak hanya menulis rangkaian paragraf di dalam bukunya tapi juga melukis gambar-gambar jenaka,, jadi, buku ini bisa disebut sebagai ‘novel kartun’ karena tidak hanya berisi tulisan tapi juga gambar,,

terobosan baru, eh??novel itu udah biasa, komik juga, tapi kalau keduanya digabung, yah buku inilah jadinya,, dan kayaknya hasil ‘terobosan’ Jeff nggak sia-sia karena dua dari tiga seri buku ini dilabeli #1 New York Times Bestseller serta mendapatkan nominasi sebagai Buku Terbaik versi Nickelodeon Kids Choice Awards 2009 (lolos ke Twilight Saga),,
FYI, harganya hanya 34.900 dan terbagi ke dalam tiga seri,, buku pertama yang bersampul merah, kedua bersampul biru dan sekuel terakhirnya bersampul hijau,,
Dewey The Library Cat (Dewey Kucing Perpustakaan Kota Kecil yang Bikin Dunia Jatuh Hati) by Vicki Myron
buku ini dilabeli ganda yaitu The International Bestseller dan Kisah Nyata,, jadi selain dibaca oleh jutaan orang buku ini juga bukan merupakan kisah fiksi karena benar-benar terjadi,,

pertengahan Januari, direktur perpustakaan umum Spencer di Iowa, negara bagian Amerika Serikat amat mungil yang tengah dilanda krisis ekonomi, menemukan seekor anak kucing di dalam kotak pengembalian buku,, kucing jalanan berwarna jingga itu pun dirawatnya dan dibesarkan di lingkungan perpustakaan dengan nama lengkap Dewey Readmore Books (Dewey Membaca Lebih Banyak Buku),,

kepopuleran Dewey bukan saja karena bentuk fisiknya yang sangat imut, bahkan bisa dibilang terlalu imut untuk ukuran kucing jalanan, tapi juga akibat kebiasaannya seperti melambaikan kaki depan tiap kali melihat sang pemilik membuka pintu perpus pada pagi hari dan selalu mendekati pengunjung yang tengah bersedih kemudian tidur di pangkuannya, seolah-olah dia bisa membaca pikiran dan mengetahui siapa yang harus dihiburnya,,
seluruh kota, negara bagian dan bahkan Jepang yang berada di belahan lain dunia pun mengetahui tentang Dewey,, dia yang tadinya nyaris mati membeku akibat suhu dibawah nol berubah menjadi bintang binatang,,
kucing menggemaskan ini akhirnya terpaksa disuntik mati pada usia delapan belas tahun akibat tumor di dalam perutnya yang selama beberapa tahun belakangan menyebabkannya menderita sakit luar biasa dan selalu gonta-ganti makanan hampir tiap minggu,, berita kematiannya menyebar secepat berita keberadaannya, dan hingga kini fotonya yang tengah duduk manis terpampang di salah satu bagian tembok perpustakaan umum Spencer,,

kisah Dewey tidak hanya menyajikan kelucuan seekor binatang peliharaan tapi juga keadaan Spencer pada tahun 90-an dimana daerah ini nyaris bangkrut akibat gagal panen besar-besaran dan kebakaran hebat yang menghanguskan nyaris seluruh isi kota,, bahkan kehidupan pribadi sang penulis pun ikut dibeberkan,, di beberapa bagian memang terasa tidak pas karena seharusnya buku ini hanya mengupas kehidupan Dewey dan bukan pemiliknya, namun justru dapat membuat alurnya menjadi semakin menarik dan juga mengharukan,,
singkatnya, buku ini luar biasa,, penggambarannya tampak sangat jelas dan membuat kita seolah-olah tinggal di Spencer dan ikut mengalami tiap kejadian di dalamnya,,
hanya saja, aku pernah membaca buku kisah nyata tentang hewan yang nggak kalah menariknya dengan Dewey (bahkan bisa dibilang lebih menakjubkan karena menceritakan seekor singa), tapi buku itu nggak dilabeli Bestseller, apalagi International Bestseller,,

yah, mungkin kucing imut lebih enak dibaca daripada singa jinak =p

Chicken Soup for the Soul Series by Jack Canfield
sama seperti Dewey, buku ini pun menyajikan kisah nyata pada kita,,
siapa sih yang nggak tau Chicken Soup??buku ini begitu populer tidak hanya di kalangan remaja tapi juga anak-anak dan dewasa,, lihat saja dari seri-seri yang sudah terbit mulai dari Chicken Soup for the Kids Soul, Chicken Soup for the Teenage Soul, Chicken Soup for the Couple Soul, Chicken Soup for the Christmas Soul, Chicken Soup for the New Mom Soul dan masih banyak lagi,, singkatnya buku ini tersedia untuk segala usia, kalangan dan juga agama,,

jadi penasaran nggak sih apa yang bikin buku ini dibikin menjadi begitu banyak seri dan mendapatkan predikat bestseller??
Chicken Soup bukan novel, kartun, biografi ataupun buku harian yang dinovelkan,, tapi buku ini merupakan kumpulan dari kisah nyata di seluruh dunia,, ya, para pembaca mengirimkan kisah nyata mereka dan para penulisnya (atau mungkin lebih pantas disebut para penyuntingnya) memilah cerita-cerita yang masuk kemudian mengumpulkannya dan menerbitkannya dalam bentuk buku,,
di Indonesia mungkin jenis buku seperti ini sudah biasa kita temui,, sebut saja Anak Kos Dodol dan buku gokil lainnya,, tapi jangan salah karena Chicken Soup sudah ada sejak buku-buku kumpulan kisah nyata lainnya terbit,, jadi bisa dibilang kalau buku ini adalah pelopor adanya buku-buku kumpulan kisah nyata,,
dan asal tau saja, buku ini sempat ditolak oleh 33 penerbit sebelum akhirnya diterima oleh Health Communication dan memperoleh gelar bestseller karena penjualannya yang meroket secara fantastis,,
keunggulan Chicken Soup mungkin terletak pada kisah yang tersaji, pesan dalam cerita-cerita tersebut serta pastinya karena buku ini bisa dibaca oleh siapa saja, berapapun umurnya,,
so, bagi yang berminat menjadi penulis jangan berkecil hati karena naskahnya ditolak penerbit yaaa,, liat tuh perjuangan Jack Canfield untuk menerbitkan bukunya,,
jadi, nggak selalu buku berukuran jumbo ekstra tebal dengan isi cerita ‘berat’ serta full imajinasi aja kan yang menyandang predikat bestseller??karena ternyata buku-buku yang jauh dari imajinasi tingkat tinggi pun bisa,,

sumber: http://media.kompasiana.com/buku/2011/03/02/buku-‘kecil’-yang-menjadi-‘besar’/