People who came!

Tampilkan postingan dengan label Inspirasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 April 2011

Ratu Elizabeth 1 | Ratu Inggris Paling Terkemuka

Di sepanjang sejarah Inggris, adalah Ratu Elizabeth I yang umumnya dianggap raja yang paling terkemuka. Empat puluh lima tahun pemerintahannya merupakan masa kemakmuran ekonomi, berkembangnya kesusastraan, dan munculnya Inggris jadi kekuatan armada laut nomor wahid di atas samudera. Tatkala Inggris tak lagi punya raja-raja yang menonjol, muncullah yang mengangkat Inggris ke jaman keemasan.

Elizabeth lahir tahun 1533 di Greenwich, Inggris. Ayahnya, Raja Henry VIII, perintis babak pembaharuan Inggris. Ibunya, Anne Boleyn, adalah istri kedua Henry. Anne dipenggal kepalanya hingga menggelinding bagai sebutir nyiur tahun 1536 dan beberapa bulan kemudian parlemen keluarkan pengumuman bahwa Elizabeth yang waktu itu berumur tiga tahun sebagai “anak sundal.” (Ini merupakan sikap umumnya kaum Katolik Inggris yang tidak menganggap sah perceraian Henry dengan istri pertamanya). Meski ada kutukan parlemen, Elizabeth dibesarkan dalam rumah tangga kerajaan dan peroleh pendidikan baik.

Henry VIII tutup usia tahun 1547 tatkala umur Elizabeth tiga belas tahun. Sebelas tahun sesudah itu tidak ada penguasa Inggris yang bisa dianggap berhasil. Edward VI, saudara tiri Elizabeth naik tahta antara tahun 1547 sampai 1553. Di bawah pemerintahannya, kentara sekali politik pro Protestannya. Ratu Mary I memerintah lima tahun sesudah itu mendukung supremasi kepausan dan pengokohan kembali Katolik Romawi. Selama pemerintahannya kaum Protestan Inggris diuber-uber dan ditindas, bahkan sekitar tiga ratus pemeluknya dihukum mati. (Ini menyebabkan ratu dapat julukan tak sedap: “Mary yang berdarah.” Elizabeth sendiri ditahan dan disekap di Menara London. Kendati akhirnya dibebaskan, hidupnya dalam beberapa waktu berada dalam ancaman bahaya. Tatkala Mary tutup usia (tahun 1558) Elizabeth yang sudah berumur dua puluh lima tahun naik tahta. Kenaikan ini memberi kecerahan buat penduduk Inggris.

Banyak masalah yang menghalang ratu muda belia ini: peperangan melawan Perancis; hubungan tegang dengan Skotlandia dan Spanyol; kondisi moneter pemerintah; dan di atas segala-galanya itu adalah awan gelap perpecahan agama yang bergantung di atas kepala Inggris.

Kemelut terakhir ini ditangani lebih dulu. Tak lama sesudah Elizabeth naik tahta, undang-undang tentang “Supremasi dan Persamaan” disahkan tahun 1559, menetapkan Anglican sebagai agama resmi Inggris. Ini memuaskan pihak kaum Protestan moderat, tetapi kaum Puritan menghendaki perubahan yang lebih drastis. Meskipun menghadapi oposisi kaum Puritan di satu pihak dan kaum Katolik di lain pihak, selama masa pemerintahannya tetap bertahan memantapkan kompromi yang tertera dalam undang-undang tahun 1559.

Situasi keagamaan menjadi ruwet dengan keadaan yang berkaitan dengan Ratu Mary dari Skotlandia. Mary dipaksa meninggalkan Skotlandia dan melarikan diri ke Inggris. Sesampai di Inggris dia menjadi tahanan Ratu Elizabeth. Langkah Elizabeth ini bukanlah atas dasar kekerasan dan semau-maunya: Mary penganut Katolik Romawi dan juga punya tuntutan yang layak menggantikan tahta Elizabeth. Ini berarti, andaikata ada pemberontakan atau pembunuhan yang berhasil, Inggris akan punya lagi ratu beragama Katolik. Selama penahanan Mary yang sembilan belas tahun itu memang ada beberapa kali komplotan menghadapi Elizabeth dan ada cukup bukti keterlibatan Mary. Akhirnya di tahun 1587 Mary dihukum mati. Elizabeth menandatangani vonis hukuman itu dengan agak ogah-ogahan. Para menterinya dan umumnya anggota parlemen menginginkan supaya Mary dibunuh lebih cepat lebih baik.

Pertentangan agama betul-betul membahayakan Elizabeth. Di tahun 1570 Paus Pius V mengucilkan dan memerintahkannya turun tahta; dan di tahun 1580 Paus Gregory XIII mengeluarkan pengumuman bahwa tidaklah berdosa membunuh Elizabeth. Tetapi, keadaan juga yang menguntungkan Elizabeth. Sepanjang masa pemerintahannya, kaum Protestan tercekam rasa takut terhadap kebangunan kembali Agama Katolik di Inggris. Elizabeth menampakkan dirinya bagai perisai menghadapi kebangunan itu. Dan ini merupakan sumber penyebab pokok kepopulerannya di kalangan massa Protestan Inggris yang besar itu.

Elizabeth menangani politik luar negeri dengan cermat, luwes, dan berpandangan jauh. Di awal-awal tahun 1560 dia merampungkan “Perjanjian Edinburgh” yang menjamin penyelesaian damai dengan Skotlandia. Perang dengan Perancis berakhir dan hubungan kedua negara membaik. Tetapi, angsur-berangsur keadaan memaksa Inggris terlibat pertentangan dengan Spanyol. Elizabeth berusaha menghindari perang, tetapi buat Katolik militan Spanyol abad ke-16, perang antara Spanyol dengan Protestan Inggris sulit terelakkan. Pemberontakan di Negeri Belanda melawan penguasa Spanyol merupakan faktor pembantu: pemberontak Belanda umumnya penganut Protestan dan tatkala Spanyol menggenjot pemberontak, Elizabeth membantu Negeri Belanda, meskipun sebenarnya Elizabeth pribadi tak punya gairah berperang. Umumnya rakyat Inggris seperti juga para menteri dan parlemen lebih bernafsu angkat senjata daripada Elizabeth. Karena itu, ketika perang dengan Spanyol akhirnya meletus juga di tahun 1580an, Elizabeth peroleh dukungan kuat rakyat Inggris.

Bertahun-tahun Elizabeth secara tekun membangun Angkatan Laut Inggris; tetapi, Raja Philip II dari Spanyol juga bergegas membangun armada besar –Armada Spanyol– untuk melabrak Inggris. Armada Spanyol punya kapal-kapal yang hampir seimbang banyaknya dengan kepunyaan Inggris, tetapi kelasinya lebih sedikit; lebih dari itu, pelaut Inggris lebih terlatih baik dan kualitas kapal serta persenjataan meriamnya lebih bagus. Pertarungan pun pecah tahun 1588, dan pertempuran laut yang seru itu berakhir dengan kekalahan mutlak pihak Spanyol. Sebagai akibat kemenangan ini, Inggris menjadi mantap selaku kekuatan Angkatan Laut paling jempol di dunia, posisi yang tetap dipegangnya hingga abad ke 20 ini.

Elizabeth senantiasa cermat dalam soal keuangan. Di awal-awal pemerintahannya kondisi keuangan kerajaan Inggris sungguh sehat. Tetapi-tentu saja cekcok dengan Spanyol meminta biaya mahal dan di akhir pemerintahannya keadaan keuangannya amat miskin. Tetapi, kendati kerajaan miskin, keadaan negara secara keseluruhan berkondisi lebih makmur ketimbang pada waktu Elizabeth melekatkan mahkota di ubun-ubunnya.

Pemerintahan Elizabeth selama empat puluh lima tahun (dari tahun 1558 sampai 1603) sering dianggap “Jaman keemasan Inggris.” Beberapa penulis termasyhur Inggris, termasuk William Shakespeare, hidup di jaman itu. Jelas-jelas Elizabeth punya saham dalam perkembangan kultural ini. Dia beri semangat teater Shakespeare menghadapi oposisi pemerintahan lokal kota London. Tetapi, tak ada perkembangan musik atau lukisan yang bisa menandingi perkembangan kesusastraan.

Era Elizabeth juga menyaksikan bangkitnya Inggris selaku penjelajah. Ada berulang kali perjalanan ke Rusia dan percobaan-percobaan oleh Martin Frobisher dan oleh John Davis mencari jalan arah barat laut menuju Timur Jauh. Sir Francis Drake berlayar keliling dunia (dari tahun 1577 hingga 1580), menjejakkan kaki di California dalam perjalanan itu. Juga ada percobaan yang gagal (oleh Sir Walter Raleigh dan lain-lainnya) mendirikan pemukiman di Amerika Utara.

Kekurangan Elizabeth terbesar mungkin ogah-ogahan menyediakan peluang buat pergantian tahtanya. Bukan saja dia tak pernah kawin, tetapi dia selalu menghindari menetapkan penggantinya. (Mungkin karena dia takut, jika dia tunjuk seseorang jadi penggantinya akan segera jadi rivalnya). Apa pun alasan Elizabeth tidak mau menyebut penggantinya, kalau saja dia mati muda (atau kapan saja sebelum matinya Mary dari Skotlandia), Inggris mungkin sudah kecemplung dalam kancah perang saudara sesudah penggantian. Nasib baik buat Inggris, Elizabeth hidup sampai umur tujuh puluh tahun. Di atas tempat tidur menjelang rohnya melayang, dia sebut Raja James II dari Skotlandia (putera Mary dari Skotlandia) menjadi penggantinya. Meskipun ini berarti persatuan antara Inggris dan Skotlandia di bawah satu mahkota, ini merupakan pilihan yang membingungkan. Baik James maupun puteranya Charles I terlampau otoriter buat selera Inggris, dan di abad tengah perang saudara pun meledaklah.

Elizabeth punya kecerdasan yang melebihi orang biasa dan seorang politikus yang cakap, tegas, punya pandangan luas. Berbarengan dengan itu dia punya kehati-hatian dan konservatif. Dia mengidap ketidaksukaan berperang dan pertumpahan darah meskipun jika diperlukan dia bisa bersiteguh. Seperti halnya ayahnya, dia menjalankan pemerintahan dengan kerjasama parlemen dan bukan melawannya. Karena dia tidak kawin, maka tampaknya dia masih perawan seperti dikemukakannya di muka umum. Tetapi, tidaklah pula terlalu benar jika dianggap dia itu termasuk jenis perempuan pembenci lelaki. Malah sebaliknya, dia jelas menyukai pria dan gemar bergaul dengannya. Elizabeth punya kemampuan memilih menteri-menterinya yang becus. Sebagian dari hasil-hasil yang dicapainya antara lain berkat Williarn Cecil (Lord Burghley), yang menjadi penasihat utamanya sejak tahun 1558 hingga matinya di tahun 1598.

Pokok-pokok keberhasilan Elizabeth bisa diringkas sebagai berikut Pertama, dia memimpin Inggris selama tahap kedua jaman pembaharuan tanpa pertumpahan darah yang berarti. (Berbeda dengan Jerman di mana tiga puluh tahun perang (1618-1648) membunuh lebih dari dua puluh lima persen penduduk, sungguh menyolok). Selain dia, meredakan rasa benci keagamaan antara Katolik Inggris dan Protestan Inggris, dia berhasil pula menjaga persatuan bangsa. Kedua, empat puluh lima tahun pemerintahannya –Era Elizabeth– umumnya dianggap jaman keemasan suatu bangsa besar di dunia. Ketiga, adalah juga di masa pemerintahannya Inggris muncul selaku kekuatan pokok, posisi yang bisa dipertahankannya berabad berikutnya.

Kedudukan Elizabeth di dalam daftar urutan buku ini punya keluar biasaan yang jelas. Pada pokoknya, buku ini merupakan daftar para inovator besar, orang-orang yang mengedepankan gagasan-gagasan baru atau membawa perubahan sesuatu keadaan. Elizabeth bukanlah seorang pembaharu, bukan seorang inovator, dan garis kebijaksanaan politiknya umumnya berhati-hati dan konservatif. Kendati begitu, banyak kemajuan terjadi di masa pemerintahannya dibanding umumnya penguasaa yang dengan sadar menghendaki kemajuan.

Elizabeth tidak mencoba berhubungan langsung dengan persoalan gawat yang merupakan urusan wewenang parlemen dan kerajaan. Tetapi, dengan cara hanya menjauhi diri menjadi seorang despot, dia mungkin jadi pendorong utama hidupnya demokrasi di Inggris daripada dia mengumumkan sebuah konstitusi demokratis. Elizabeth tidak mencari kehebatan bidang militer dan pula tidak berminat membangun suatu empirium besar. (Memang, di bawah Elizabeth, Inggris tidaklah punya tanda-tanda sebuah empirium). Kendati begitu, dia mewariskan Inggris Angkatan Laut terkuat di dunia dan meletakkan dasar-dasar empirium Inggris yang menyusul kemudian.

Kebesaran empirium seberang lautan Inggris diperoleh sesudah matinya Elizabeth, paling tidak sebagian terbesamya. Banyak orang yang memainkan peranan penting pembentukan empirium Inggris yang dalam beberapa hal bisa dianggap sebagai hasil wajar ekspansi Eropa secara umum dan kedudukan geografis Inggris. Haruslah pula dicatat bahwa banyak negara Eropa lain yang berpantaikan Samudera Atlantik (Perancis, Spanyol dan bahkan Portugis) juga membangun empirium besar.

Lagi pula, peranan Elizabeth mempertahankan Inggris dan ancaman Spanyol mudah dilebih-lebihkan. Jika dikaji, tidaklah tampak Spanyol itu pernah merupakan ancaman serius terhadap kemerdekaan Inggris. Haruslah diingat, pertarungan antara armada Inggris lawan armada Spanyol sama sekali tidak terlalu berlangsung secara jarak dekat. (Tak satu pun Inggris kehilangan kapalnya!). Dan lebih jauh dari itu, bahkan andaikata Spanyol berhasil mendaratkan pasukan di Inggris, sukarlah dibayangkan mereka dapat menaklukkannya. Angkatan bersenjata Spanyol tidak pernah mencapai kemenangan yang mengesankan di mana pun di Eropa. Jika Spanyol tidak mampu menumpas pemberontakan di negeri Belanda, jelaslah tak ada potongan dia bisa menaklukkan Inggris. Menjelang abad ke-16, nasionalisme Inggris jauh lebih kuat dari kemungkinan Spanyol bisa menaklukkannya.

Lantas di mana Elizabeth mesti ditempatkan di daftar buku ini? Dasarnya dia tokoh lokal. Jika dibandingkan dengan Peter yang Agung dari Rusia tampaknya tak setara. Ditilik dari sudut fakta jelas Peter jauh lebih inovatif ketimbang Elizabeth. Saya akan peroleh kesulitan meyakinkan orang Rusia yang punya pikiran jernih bahwa Elizabeth ditempatkan lebih tinggi dalam urutan dari Peter. Sebaliknya, diukur dari pentingnya peranan yang dimainkan Inggris dan orang Inggris di abad-abad sesudah Elizabeth adalah suatu kesalahan menempatkannya terlampau jauh di belakang Peter. Dalam banyak hal, tampaknya jelas hanya sedikit raja-raja dalam sejarah punya keberhasilan sebanyak Elizabeth.

RATU ELIZABETH I 1533-1603

Diambil dari:
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978

sumber: http://www.googlebottle.com/

Orang Paling Inspirasional di Dunia


Dilahirkan di Australia, dengan memiliki kelainan langka; tidak memiliki lengan dan memiliki kaki kecil dengan 2 jari yang menonjol keluar di pahanya.Meskipun tanpa lengan, dia bisa berenang dan menyelam, bermain sepakbola dan golf. Nick lulus dari universitas pada umur 21 dengan 2 jurusan Accounting dan Financial Planning.Dia memulai perjalanan sebagai motivator yg focus terhadap masalah para remaja.

2. Nando Parrado: selamat dari kecelakaan pesawat di Andes

Cobaan selama 72 hari, Nando Parrado dan orang lain yang selamat dari kecelakaan pesawat di Andes harus menderita sebelum diselamatkan. Terbang melintasi pegunungan pada Jumat tanggal 13, sayap pesawat menabrak lereng gunung. 13 penumpang meninggal seketika sementara 32 lainnya terluka parah. Mereka harus melawan dingin yg mencapai -37C, mencairkan es untuk diminum, tidur berdekatan supaya hangat, dengan makanan yg sangat terbatas.9 hari setelah kecelakaan, dikarenakan rasa putus asa dan kelaparan, mereka mengadakan pertemuan. Salah satu mmemberi ide, memakan yg sudah mati. 2 jam pertemuan tanpa hasil.Pada hari ke 60, Nando dan 2 temannya memutuskan berjalan menembus kebekuan es untuk mencari bantuan. Dia dan temannya membekali dirinya dengan daging manusia sebagai ransum.Dengan menahan dingin serta kelelahan, karena berjalan dan mendaki selama 10 hari, akhirnya sampai di dasar gunung. Nando di bantu oleh petani setempat yang memanggil polisi untuk menolong korbanPada 22 Desember 1972, setelah 72 hari setelah kecelakaan, 16 orang selamat di pegunungan Andes, 8 lainnya meninggal.Nando kehilangan sebagian besar keluarganya pada kecelakaan tersebut, sekarang dia menjadi Motivator.

3. Jessica Cox: Menjadi Pilot pertama yang tidak memiliki lengan, membuktikan bahwa kamu dapat terbang tanpa "sayap"


Jessica Cox terlahir tidak memiliki lengan, tapi memiliki semangat yang luar biasa, Lulusan Psikologi ini dapat menulis, mengetik, menyetir mobil, menyisir rambutnya dan berbicara melalui telepon dengan menggunakan kakinya. Jessica Cox asal Tuscon, Arizona ini dikenal sebagai penari dan pemegang 2 sabuk hitam Taekwondo. Dia memiliki SIM, menerbangkan pesawat dan dapat mengetik 25 huruf per menit.Pesawat yang dia terbangkan adalah ERCOUPE satu di antara pesawat yang dibuat tanpa pedal.Tanpa pedal kemudi, Jessica dapat menggunakan kakinya sebagai tangan. Dia membutuhkan 3 tahun, normalnya 6 bulan untuk memperoleh lisensi terbang, dengan 3 intruktur dan berlatih selama 89 jam terbang, menjadikannya pilot pertama tanpa lengan.

4. Sean Swarner: Selamat dari Kanker dan mampu mencapai 7 Puncak tertinggi di 7 Benua

Dia adalah satu-satunya orang di dunia yng pernah di diagnosis menderita kanker Hodgkin dan tumor Askin sarcoma. Dia diagnosa Hodgkin dengan stadium empat pada saat umur 13 tahun, dokter memperkirakan nyawanya hanya tinggal 3 atau 5 bulan lagi. Tumor Askin itu sebesar bola golf menyerang paru-parunya, setelah pengangkatan tumor diperkirakan nyawanya hanya tinggal 2 minggu saja.10 tahun kemudian dengan hanya memiliki sebagian paru-parunya, dia orang pertama yang sembuh dari kanker dan sanggup mancapai puncak Everest dan & puncak tertinggi lainnya.

5. Randy Pausch: Menginspirasi ribuan orang dengan pidato sekaratnya

Randolph Frederick "Randy" Pausch (23 Oktober 1960 - 25 Juli 2008) adalah seorang profesor computer science dan human-computer interaction dan desain di Carnegie Mellon University (CMU) di Pittsburgh, Pennsylvania. Dia menderita kanker pankreas pada September 2006. Dia memberikan kuliah dengan judul "The Last Lecture: Really Achieving Your Childhood Dreams" pada 18 September 2007 di kampusnya, dan menjadi begitu populer di YouTube. Dia ikut menulis di buku "The Last Lecture", dan menjadi New York Times best-seller. Randy meninggal akibat komplikasi pada 25 Juli 2008.Pada kuliah terakhirnya, dia menunjukkan daftar mimpi masa kecilnya dan cara untuk mencapai mimpinya. Mimpinya adalah: berada di zero gravity, bermain di NFL, menjadi penulis artikel World Book Encyclopedia, berjumpa dengan Kapten Kirk (Star Trek).
6. Ben Underwood: Seorang anak yang dapat "melihat" melalui telinga

Ben adalah seperti remaja kebanykan dengan umur 14 tahun, dia suka skateboard, bersepeda dan basket. Yang membuatnya special adalah jago di setiap aktifitasnya padahal dia buta.Kedua retina Ben diambil akibat kanker pada saat umur 2 thn. Kebanyakan org tdk bakal mengira dia buta. Ben membuat suara dgn lidahnya seperti yg dilakukan kelelawar dan lumba2, sehingga dia mengetahui keadaan sekitarnya.Dia dpt mengetahui tempat sampah, parkir mobil, hydrant, bahkan dia dpt mengetahui bahwa sebuah rumah memiliki tangga, padahal dia belum pernah masuk ke rumah itu.Kankernya telah menyebar ke otak dan tulang belakangnya, dia akhirnya meninggal pada Januari 2009 saat berumur 16 thn.

7. Liz Murray: Dari Tunawiswa ke Harvard
Elizabeth "Liz" Murray dilahirkan 23 September 1980 di Bronx, New York, miskin, pecandu obat, dgn orang tua pengidap HIV. Dia menjadi tunawisma saat berumur 15 tahun, ibunya meninggal akibat AIDS & ayahnya pindah ke penampungan tunawisma. Hidup Liz berubah saat menghadiri Humanities Preparatory Academy di Chelsea, Manhattan. Dia memulai SMA tanpa memiliki rumah yg jelas dan ikut membantu adiknya, Liz lulus hanya dgn 2 thn saja. Dia mendapatkan beasiswa dr New York Times dan diterima di Harvard. Masuk Harvard pada 2000, meninggalkan Harvard pada 2003 utk meerawat ayahnya yg sakit. Dia melanjutkan studinya di Columbia University, thn 2006 ayahnya meninggal krn AIDS. Pada Mei 2008, dia kembali ke Harvard dan mendapat gelar Psikologi pada Juni 2009.Dia kini menjadi pembicara profesional, mewakili Washington Speakers Bureau.
8. Patrick Henry Hughes: Dilahirkan buta dan pincang, sekarang "berbaris" di Marching Band Louisville

Patrick memulai bermain piano, trompet dan bernyanyi saat berumur 9 bulan. Dia bahkan berpartisipasi di University of Louisville School of Music Marching and Pep Bands dengan dibantu ayahnya (Patrick John Hughes).Sebagai pianis, vikalis dan pemain trompet, Patrick memenangkan banyak kompetisi, dia pernah tampil ESPN, ABC-TV, Oprah, CBS-TV, The Ellen Show, Extreme Make Over Home Edition, FOX-TV, CSTV, NBC-TV, Million Dollar Round Table, The Grand Ole Opry, People Magazine, Sports Illustrated, Star Magazine.

sumber :
ttp://www.kaskus.us/showthread.php?t=2408978

1. Nick Vujicic
Link
2. Nando Parrado
Link
3. Jessica Cox
Link
4. Sean Swarner
Link
5. Randy Pausch
Link
6. Ben Underwood
Link
7. Liz Murray
Link 1Link 2
8. Patrick Henry Hughes
Link

sumber: http://waton-ngeblog.blogspot.com/2009/09/orang-paling-inspirasional-di-dunia.html

Kisah Oprah Winfrey

Oprah Gail Winfrey adalah seorang selebriti dan pengusaha Amerika Serikat yang namanya melambung setelah membawakan sebuah acara bincang-bincang yang sangat populer, The Oprah Winfrey Show.

Dengan kekayaan sekitar 1,3 milyar dolar AS, ia masuk dalam daftar milyarder di dunia.
...


Masa Kecil Oprah
Oprah lahir pada tanggal 29 Januari 1954 di Kosciusko, Mississippi, ia dibesarkan di sebuah perternakan oleh neneknya yang keras (Hattie Mae) selama enam tahun.

Ketika berusia enam tahun, ibunya, Vernita, mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di Milwaukee, Wisconsin dan akhirnya mengambil Oprah kembali dari neneknya. Di Milwaukee, ia harus tinggal dalam satu kamar bersama ibu dan dua saudara tiri, laki – laki dan perempuan. Setiap hari Vernita meninggalkan anak-anak itu pagi-pagi sekali dan baru pulang pada malam hari, sehingga ia tidak punya waktu untuk keluarganya.

Agar ibunya memperhatikannya, Oprah sering kabur dari rumah. Pada usianya yang ke-9, ia mengalami pelecehan seksual oleh sepupunya yang berusia 19 tahun yang sedang bertugas menjaganya. Oprah yakin itu kesalahannya dan tidak menceritakan apa yang ia alami kepada siapapun.

Menginjak usia 14 tahun, Oprah hamil dan bayinya meninggal tidak lama setelah dilahirkan. Ketika Oprah melarikan diri selama satu minggu, ibunya memutuskan untuk mengirim Oprah hidup bersama ayahnya di Nashville. Oprah yang benar–benar takut dengan ayahnya, kalau sampai ia sanggup tinggal bersama ayahnya, ia akan merubah hidupnya, ia akan menunjukan siapa dia yang sebenarnya.


Masa Remaja
Pada umur 14 tahun, Oprah tinggal bersama ayahnya (Vernon Winfrey) dan ibu tiri nya (Zelma) yang merupakan anggota terhormat masyarakat Tennessee.

Ayah Oprah tidak bisa mentoleransi sikap negatif Oprah atau nilai sekolahnya yang buruk. Oprah memperoleh nilai – nilai C di Milwaukee, tetapi hanya nilai A yang bisa diterima oleh ayahnya.

Awalnya, Oprah benci pada aturan tegas dan harapan tinggi mereka. Tapi, ternyata justru itulah yang ia perlukan, orangtua yang membuat peraturan dan menerapkannya dengan tegas, tapi juga memberikan cinta dan perhatian yang diinginkannya. Oprah pun bangkit.

Tidak saja nilai sekolahnya yang meroket, Oprah juga jadi lebih ramah dan populer daripada sebelumnya.

Pada usia 16 tahun, Oprah menempuh perjalanan ke Los Angeles untuk menjadi pembicara di suatu gereja.

Pada usia 17 tahun, dia memperoleh pekerjaan pertamanya di dunia pertunjukan sebagai penyiar berita di stasiun radio lokal. Mereka bahkan membayarnya $100 per minggu, yang terhitung besar buat siswa sekolah menengah pada tahun 1970-an.Pada usianya yang ke-19, ia ditemukan oleh sebuah stasiun televisi di Nashille untuk dipekerjakan sebagi wartawan dan penyiar berita.


Puncak Kejayaan

The Oprah Winfrey Show
Pada 1976, Oprah menjadi pembawa acara TV di Baltimore dan kemudian dipromosikan sebagai pendamping pemandu acara bincang-bincang pagi (talk show) yang bernama People Are Talking (Orang–orang Mulai Berbicara).

Pada 1984, Oprah mendapatkan terobosan besar. Dia diminta menjadi pemandu acaranya sendiri disebuah Chicago. Acara A. M. Chicago mengudara pada waktu yang sama dengan acara Phill Donahue Show yang populer.tetapi tidak butuh waktu lama bagi Oprah untuk menurunkan Phill dan takhtanya. Dalam waktu singkat dia menjadi bintang di 120 kota besar di seluruh Amerika.

The Oprah Winfrey Show membuat debut nasional pertamanya pada tahun 1986, dan meraih sukses dengan cepat dengan menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi, menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi.

The Oprah Winfrey Show menjadi talk show nomer satu saat itu,Acara ini di tonton oleh 48 juta pemirsa setiap minggunya di Amerika dan disiarkan secara internasional di 126 negara.


Pendiri Majalah dan Direktur Editorial
Pada bulan April tahun 2000, Oprah dan Majalah Hearts memperkenalkan O, The Oprah Magazine,Majalah tersebut menjadi majalah yang sukses dalam sejarah penerbitan dengan sirkulasi 2,3 juta pembaca setiap bulannya.

Di April 2002, Oprah meluncurkan edisi pertama internasional dari O, The Oprah Magazine di Afrika Selatan.


Aktris dan Produser
Oprah merealisasikan impian masa kanak-kanaknya untuk menjadi seorang bintang film, dengan berakting dalam drama milik beberapa penulis brilian, melalui perusahaan filmnya, Harpo Productions:

The Color Purple (1985)
Native Son, The Women of Brewster Place (1989)
Before Women Had Wings(1997)
Beloved (1998)
Oprah juga menjadi Produser Broadway theatre "The Color Purple", membuat situsnya sendiri (oprah.com), dan memiliki radio satelit Oprah and Friends.


Penghargaan-penghargaan yang diperoleh Oprah:
2006
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di Seluruh Dunia.
Library Lion 2006 dari Perpustakaan Publik New York (The New York Public Library).
2005
2005 National Freedom Award dari Musium Hak-hak Sipil Nasional (National Civil Rights Museum)
National Association for the Advancement of Colored People — Hall of Fame
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di Seluruh Dunia.
2005 International Emmy Founders Award dari International Academy of Television Arts & Sciences.
2004
Penghargaan Global Aksi-aksi Kemanusiaan (Global Humanitarian Action Award ) dari Asosiasi PBB Amerika (United Nations Association of the United States of America)
Penghargaan atas Jasa Terhormat (Distinguished Service Award) dari Asosiasi Penyiaran Nasional (National Association of Broadcasters)
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di Seluruh Dunia.
2003
Association of American Publishers – AAP Honors Award
2002
54th Annual Primetime Emmy Awards® – Bob Hope Humanitarian Award
Broadcasting & Cable – Hall of Fame
1999
National Book Foundation – 50th Anniversary Gold Medal
1998
National Academy of Television Arts & Sciences® – Lifetime Achievement Award
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di abad ke 20th.
1997
Newsweek – Most Important Person in Books and Media
TV Guide – Television Performer of the Year
1996
International Radio & Television Society Foundation – Gold Medal Award
George Foster Peabody Awards – 1995
Individual Achievement Award

Oprah dan Hermès
Pada bulan Juni 2005, Oprah yang berada di Paris, Perancis dilarang masuk ke salah satu toko Hermès oleh salah satu karyawan toko tersebut karena mereka sedang mengalami masalah dengan orang-orang dari Afrika Utara. Media massa memberitakan bahwa Oprah datang saat toko akan tutup dan dilarang masuk untuk membeli sebuah tas namun dalam talk show-nya, Oprah menyatakan dan dibenarkan oleh CEO Hermès Amerika Serikat, Robert Chavez, bahwa ia datang pada waktu menjelang tutup namun toko masih melayani pelanggan dan saat ia masuk, ada karyawan Hermès yang mengamatinya dan kemudian melarangnya masuk karena ia tidak tahu Oprah dan pada saat itu Oprah tidak sedang berdandan.


Fakta
Tahukah Anda, bahwa nama Oprah Winfrey sebetulnya adalah kesalahan eja? Orangtuanya bermaksud menamainya Orpah, seperti yang terdapat di dalam Alkitab, tetapi sang bidan yang mencatat kelahiran itu tidak dapat mengeja dengan baik, sehingga namanya menjadi Oprah Winfrey.

sumber:http://kisah2inspirasional.blogspot.com/2009/05/kisah-oprah-winfrey.html

Jejak Petualang Tenzing Norgay, true story ]Tenzing Norgay?.....apaan sih.....atau. ..siapa sih....Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat k

Jejak Petualang Tenzing Norgay, true story

]Tenzing Norgay?.....apaan sih.....atau. ..siapa sih....
Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita akan mengatakan nama yang aneh.....dari negara mana nama tersebut berasal?.... .


Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya...mungkin juga belum...bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary...ya kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.


Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028 kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.


Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di seluruh dunia.
Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa saja ia lah orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund Hillary.


Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :
Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?
Tenzing Norgay : Sangat senang sekali
Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest ?

Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia....
Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???
Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary , bukan impian saya.....impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN nya.


Ya, itulah sekelumit kisah tentang seorang pemandu pendaki bernama Tenzing Norgay. Ia tidak menjadi serakah, ataupun iri dengan keberhasilan, nama besar dan semua penghargaan yang diperoleh Sir Edmund Hillary. Ia cukup bangga dapat membantu orang lain mencapai & mewujudkan IMPIAN nya.
Dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia kerja kita secara pribadi terbiasa atau terkondisikan untuk fokus kepada diri kita sendiri, siapa yang mendapat nama, apa yang kita dapatkan, bonus, penghargaan, insentif dan sebagainya. Sebagai renungan "Bisakah kita menjadi seperti Tenzing Norgay?" .....sebenarnya bukan Bisa atau Tidak...tapi MAU atau TIDAK!

Bagaimana menurut Anda?
Tetap SEMANGAT & SUKSES!

sumber: http://www.lautanindonesia.com/forum/index.php?topic=616.250

Manusia Inspirasional - Manusia setengah badan

PENG Shuilin tinggi badan 78cm. Dia lahir di propinsi Hunan, China .

Setengah badannya dilindas truk pada tahun 1995, di Shenzhen.


Peng Shuilin menghabiskan hamper 2 tahun di rumah sakit Shenzhen, China selatan ,

Mengalami beberapa kali operasi.

Peng tetap melatih tangannya, melatih kekuatannya, mencuci muka dan menyikat gigi.


Dia bertahan melawan segala rintangan. Sekarang Peng Shulin membuat dokter terkejut dengan belajar berjalan lagi setelah satu dekade.




Wakil presiden Rumah Sakit wakil Lin Liu berkata: "Kami baru saja memeriksanya,hasilnya dia lebih bugar daripada kebanyakan pria seusianya."

Peng Shuilin telah membuka sebuah “supermarket murah milik sendiri.

Manusia inspirasional 37 tahun telah menjadi seorang pengusaha dan digunakan sebagaicontoh bagi mereka yang mengalami amputasi.

Dengan tinggi 78cm, ia bergerak dengan memakai sebuah kursi roda memberikan kuliah tentang pemulihan dari cacat.

Sikapnya menakjubkan, ia TIDAK MENGELUH.

"Dia telah mendapat perawatan yang baik, tapi rahasianya adalah KECERIAAN. Tak ada yang dapat membuat dia patah semangat.."

Anda memiliki seluruh tubuh. Anda memiliki kaki.

Sekarang Anda telah bertemu dengan seorang pria yang tidak memiliki kaki.

Hidupnya suatu prestasi daya tahan, kemenangan semangat manusia dalam mengatasi kesulitan ekstrim.

Sumber: http://chayoo-man.blogspot.com/2010/10/manusia-inspirasional-manusia-setengah.html

Lain kali jika Anda ingin mengajukan keluhan tentang sesuatu yang sepele, janganlakukan, Ingat Peng Shulin sebagai gantinya mengeluh.